Comments:
0
Posted in:
berita kontraktor
turut prihatin! Berita selengkapnya di bawah
site:suaramerdeka.com undip tanggung pengobatan korban tertimpa balok
SEMARANG- Nanang Kurniawan (18), mahasiswa Fakultas Teknik Arsitektur Undip yang tertimpa batu bata sebagai lapisan balok pada konstruksi selasar atau teras depan ruang kuliah (bukan konsol seperti diberitakan sebelumnya) pada Selasa (20/11) pukul 17.30 WIB, hingga kemarin masih dirawat di Ruang Kutilang Rumah Sakit dr Kariadi. Akibat musibah itu, bagian jari kelingking dan jari manis kaki sebelah kanan korban tertimpa runtuhan. Sekretaris Jurusan Arsitektur, Ir Hendro Trilistyo, yang dihubungi Rabu (21/11) mengungkapkan, musibah yang terjadi di lingkungan kampus Undip Tembalang ini tidak diduga sebelumnya. ”Kejadian di depan ruang kuliah B102 disebabkan batu bata yang lepas bukan konsol. Secara teknis lapisan plesteran hanya memiliki ketebalan 2 cm, tetapi balok itu diberi tambahan batu bata sebanyak dua lapis sehingga tebalnya mencapai 30 cm,” jelasnya.
Dimungkinkan, menurut Hendro, letak balok yang tinggi di bangunan yang berdiri sekitar 12 tahun ini menyulitkan pekerja bangunan untuk melakukan pengecatan, sehingga balok diberi tambahan batu bata dua lapis. ”Kesalahan teknis bangunan ini murni kesalahan pemborong dan pelaksana lapangan,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan, setahun lalu saat dilakukan pengecatan ulang pada bangunan tidak ditemukan tanda-tanda keretakan dan begitu pula pada balok yang mengelupas. ”Keluarga korban juga tidak akan menuntut Undip atas kejadian tersebut, sebab mereka menganggap musibah ini bisa menimpa siapa saja.”
Kahumas Undip Adi Nugroho menambahkan, pihak Undip akan mengecek ulang kondisi seluruh bangunan jurusan Arsitektur agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Usai kejadian, Dekan Fakultas Teknik Ir Sri Eko Wahyuni MSc juga telah meninjau lokasi jatuhnya batu bata tersebut. ”Undip akan melakukan upaya preventif supaya musibah seperti ini tak terjadi. Selain itu kami juga akan memenuhi biaya perawatan korban karena Undip bertanggung jawab penuh mengingat kejadian berada di lingkungan kampus,” katanya.(J8,J14-41)